Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Saturday, 21 April 2012

DEAR DIARY, Baju yang diinginkan

BATMAN NANANANANA . . .

Oke, kali ini gue hadir dengan opening yang sedikit berbeda, yaitu menyanyikan lagu batman *entah nadanya kayak apa juga gak jelas* tapi gue suka menyanyikannya, apalagi di saat-saat genting, kritis, dan sedikit menegangkan.

Bukan berarti gue gila atau stres, tapi ini fungsinya hampir mirip dengan nyanyiiin lagu-lagu. Hanya bedanya, beda dengan lagu-lagu yang liriknya macem-macem, ini hanya ada "BATMAN NANANANANA . .." maka dari itu, bisa menghemat database otak.

Selain itu, pas gue nyanyiin tuh lagu, biasanya di pikiran gue langsung kebayang batman versi komik yang lagi ngehajar preman-preman dan ada sfx-nya. Setelah itu, pikiran gue jadi pulih dan santai lagi.

Sebenernya masih ada 1 lagi yang gue suka, yaitu slogan McDonald, "PAMPARAM PAM PAM i'm lovin' it!". Biasa gue katakan pas dosen-dosen pada ngasih tugas banyak atau harus konsentrasi penuh buat nyerap suatu materi, bukan karena gue laper lho.

Lho kenapa jadi ngomongin ini? Back to the topic.

Seperti judul di atas, belakangan ini setelah masuk kuliah, entah kenapa gue makin ngebet pengen punya dan make rok-rok atau dress/baju setelan yang rok.

Sebenernya, gue emang suka ama rok-rok dan dress gitu, tapi yahh gue pikir karena kurang cocok dan gue juga gak punya, akhirnya ya belum pernah pake baju-baju kayak gitu, kecuali pas praktikum atau sekolah *pake rok*

Gue suka banget ama dress setelan model jeans atau rok-rok, yahh rok panjang dari selutut sampe semata kaki juga gue suka kok, cuman kalo dress gue lebih suka yang selutut, soalnya kalo lebih dari itu gue keliatan kayak anak SD nanti ... *jadi inget tadi di kondangan gue dikira cucunya ibu gue ...*

Kebetulan tadi kan gue lagi iseng-iseng buka album-album foto di rumah gue, buat nyari foto pas lagi jadi pager ayu di kondangannya sepupu gue, tapi malah dapetnya album-album gue waktu masih kecil. Daaaannnnn, gue mendapatkan fakta yang menakjubkan . . .

Ternyataaaaa, rok-rok dan dress yang gue inginkan sekarang itu selalu gue pake waktu gue masih kecil! Ahahahaha!!! Mending kalo cuma pakenya pas gue lagi pergi kemana gituu, ini mah tiap hari! Ya ampun, makin ngiler deh gue.

Mulai dari dress bahan jeans atau dress putih polos beserta dengan topinya! Belum lagi yang berenda-renda, gyaaaaaaaa  pengeeeennnnn! Masa iya gue ngiri terhadap diri gue sendiri? *diinjek*

Abis gimana ya, kalo beli dress kayak gitu lagi kan harganya beda. . . beratnya di situ, mana sekarang gue lagi ngirit pulaaa dan masih malu kalo harus pake rok atau dress ke kampus, padahal gue pengen banget >.<!

Entah ini emang kebetulan atau gimana, mungkin karena dari orok sampe gue SD kelas 3 kali ya? Gue dikasih dress ama rok terus, makanya mulai dari kelas 4 sampe sekarang kan pake celana terus makanya pengen banget pake rok atau dress lagi. Sebenernya gue ada sih rok ama dress, tapi cuma gue pake pas pergi ke acara tertentu aja *slapp*

Maka dari itu, doakan gue ya, teman-teman. Semoga dress-dressnya bisa kebeli ama gue dan lancar dalam menjalani ini, nanti kalo kebeli gue pake deh wkwk *ngarep banget*

Monday, 9 April 2012

DEAR DIARY, Aku Bukan Nijikon

Yak setelah sekian lama tidak ada kabar dan menga-update blog, gue pun kembali menghiasi blog ini dengan sampah-sampah curhatan yang gak bermutu dan tugas yang kebetulan lebih sedikit dari sebelumnya.

Oke, back to the topic. Sebelum gue bercurhat ria, berikut gue perlihatkan definisi dari nijikon beserta dengan contoh-contohnya!

Definisi

Nijikon (二次コン?) adalah istilah slang dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk merujuk orang yang hanya tertarik atau terobsesi dengan wujud dua dimensional berupa karakter anime, manga, dan permainan video, yang notabene merupakan depiksi dua dimensi di atas kertas atau layar, serta figur boneka dari karakter tersebut. Istilah ini merupakan singkatan dari istilah Nijigen kompurekkusu (二次元コンプレックス?, Kompleks 2 Dimensi).

Otaku yang terobsesi kepada salah satu atau lebih karakter dalam anime, manga, atau permainan video menyebut diri mereka sebagai Nijigen Otaku (Niji Ota) atau Otaku penggemar 2 dimensi. Sebaliknya, Otaku sendiri tidak pernah mengaku dirinya menderita Nijikon.

Pada kasus yang serius, laki-laki penderita Nijikon hanya memiliki rasa cinta kepada karakter perempuan dalam anime, manga, atau permainan video. Pada pria maupun wanita penderita Nijikon, minat seksual terhadap manusia lawan jenis atau kehidupan nyata sudah tidak ada lagi. (Wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Nijikon)

Contoh-contohnya:



Mungkin bagi sebagian orang melihat 2 gambar itu biasa saja, tapi siapa sangka kalau itu sebenarnya foto pernikahan mereka.

Karena menurut gue sebagian besar dari kalian dah ngerti apa arti dari nijikon dan seperti apa wujudnya, sekarang saatnya gue mulai bercerita *jreng jreng*. .

Alkisah ada seorang anak perempuan, ia terlihat sangat cuek dengan penampilannya, pemalu, hobi belajar dan baca komik, bergambar, menyanyi, menari, dan juga menabung. Anak perempuan tersebut telah berumur 18 tahun dan beranjaklah ia menjadi seorang mahasiswi. Ia pun masuk ke universitas swasta yang dekat dengan rumahnya.

Kisah pun dimulai dari sini, Si Anak Perempuan yang seperti itu pun setelah sekitar setengah tahun belajar di sana mendapati banyak teman dan IPK yang indah. Namun, karena Si Anak Perempuan terlihat seperti itu, ia pun hanya bisa berteman dekat anak-anak perempuan dan terlihat cuek dengan anak laki-laki. Sehingga teman-temannya yang lain menyebutnya sebagai perempuan yang hanya meenyukai komik beserta dengan karakter-karakternya atau dengan kata kasar bisa disebut sebagai otaku.

Awalnya, Si Anak Perempuan biasa saja menanggapi ini dan menganggap ini hanya candaan teman-temannya saja, tetapi lama-kelamaan, Si Anak Perempuan merasa ada sesuatu yang mengganjal dengan candaan teman-temannya ini, apalagi semenjak ia tau arti dari nijikon.

Ia pun bertanya pada salah satu temannya tentang hal ini, dan temannya pun menjawab, "Eh, gue kira lo gak suka cowok asli. Abis lo cuek banget sih.". Mendengar pernyataan ini, Si Anak Perempuan pun menjadi syok, namun tidak menjadikan terlihat cueknya dia menghilang.

Si Anak Perempuan pun berkali-kali mengatakan pada teman-temannya bahwa ia masih normal dan suka dengan cowok ganteng, namun tak ada yang percaya. (sedih.com). Oleh karena hal ini lah, Si Anak Perempuan akhirnya berhenti berusaha menyakinkan teman-temannya dan mojok di pojokkan ruangan bila teman-temannya sudah membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan cowok.

Sebenarnya, Ia ingin sekali bercerita tentang cowok ganteng yang ia suka, namun tidak bisa karena sebagian besar teman-temannya menyukai cowok-cowok seperti berikut; (silahkan diklik untuk melihatnya lebih besar)



Sedangkan Si Anak perempuan menyukai cowok-cowok seperti berikut;




Yak, tenang saja, ketiga gambar yang dipaparkan untuk Si Anak Perempuan itu adalah cowok tulen semua. Untuk gambar yang pertama, itu bukan cewek, tapi cowok yang ber-cosplay cewek.

Dari sini pun terlihat bahwa Si Anak Perempuan menyukai tipe cowok yang kurus, sedang-pendek, dan manis. Berbeda dengan teman-temannya yang suka dengan cowok macho, tinggi semampai, dan berisi (isi otot maksudnya).

Sebenarnya, Si Anak Perempuan sedang menyukai cowok dengan tipe yang sama persis dan tanpa disadari mirip dengan gambar terakhir atau gambarnya yang mirip dengan si cowok? Si Anak Perempuan pun makin bingung. Ia sudah menyukai si cowok sejak lama dan tidak pernah merasa illfeel dengan si cowok.

Jadi, back to the topic, intinya Si Anak Perempuan ini normal, sedangkan alasan ia terlihat cuek dengan laki-laki sekitarnya karena ia punya moment enggak enakin saat Si Anak Perempuan masih SMA. So, ia pun memilih untuk jaga jarak dan cari aman aja.

Oke, Si Anak Perempuan sebenarnya bukan nijikon dan semoga kasus Si Anak Perempuan ini bisa selesai sampai sini! Amiiinnn. ..