Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS
Showing posts with label Artikel Komputer. Show all posts
Showing posts with label Artikel Komputer. Show all posts

Tuesday, 23 November 2010

Tingkat Pembajakan Vista Separuh XP


Menurut hasil penelitian Microsoft yang diumumkan pada hari Senin yang lalu, tingkat pembajakan atas Windows Vista ternyata hanya separuh dari angka pembajakan Windows XP. Hal ini membuktikan bahwa Windows Vista sebagai OS terbaru Microsoft memang mempunyai keunggulan yang lebih dalam hal keamanan jika dibandingkan dengan pendahulunya, Windows XP. Dengan kata lain angka perbandingan pembajakan Windows XP terhadap Vista adalah dua berbanding satu. Namun hal tersebut tetaplah merupakan sesuatu yang tidak adil, karena dalam kenyataannya angka pembajakan secara keseluruhan masih relatif tinggi, walaupun Vista dipandang lebih aman daripada XP.

Pada versi bajakan Windows Vista SP1, akan muncul sebuah peringatan pada saat start-up bahwa system belum teraktivasi sebagaimana mestinya. Setelah itu user akan mendapatkan dua buah opsi "activate now" atau "activate later", walaupun opsi kedua tidak akan muncul sesaat. Selain itu user juga akan mendapati desktop background-nya berubah menjadi putih dan  notifikasi yang menonjol di sebelah kanan bawah yang mengatakan bahwa sistem yang dipakai tidak asli.

Menurut Mike Sievert, Microsoft Vice President pada sebuah interview yang dilakukan CNet hari Senin yang lalu, “Tingkat pembajakan menurun karena kini sistem yang dibuat semakin sulit untuk ditembus”. Ada berbagai macam alasan untuk hal tersebut, termasuk fakta bahwa dunia bisnis tidak lagi harus mempunyai banyak ‘license key’ yang dipergunakan untuk mengaktifasi OS mereka pada sejumlah besar komputer. Fakta lain adalah bahwa komputer dengan OS Vista tidak cepat diaktifasi dengan cermat, akan menjadi tidak berguna dan secara otomatis akan masuk dalam "reduced functionality mode."

Menurut Microsoft, keuntungan yang didapatkan sangat signifikan, dalam penghitungan terakhir yang dilakukan, lima persen poin pertumbuhan Windows saja sudah dapat memberikan kontribusi keuntungan bagi para pembajak.


Komentar Saya:

Memang pembajakan zaman sekarang sangat canggih. Apalagi ketika kita sudah menemukan cara agar software/sistem ayng kita miliki tidak dibajak. Maka, bara pembajak pun tau juga cara terbaru untuk
membajaknya. jadi seperti gali lubang tutup lubang -hanya saja ini dalam memberikan keamanan software-
Jadi yang saya bisa harapkan. mungkin para penemu harus belajar dari para pembajak tentang cara dan trik-triknya dalam membajak, agar nantinya tidak telat cara membrantasnya.

Web 3.0, Sebuah Bukti Inovasi Tiada Henti

Jika ingin melihat akan seperti apa perkembangan web di masa depan, maka Web 3.0 adalah jawabannya. Terobosan ini merupakan bukti bahwa teknologi World Wide Web selalu berkembang.

Dunia maya (baca: Internet) telah banyak mempengaruhi kehidupan manusia dewasa ini. Semakin banyak orang yang menggantungkan perkembangan informasinya kepada Internet, sehingga teknologi yang dipergunakan dalam pembangunan sebuah situs web pun terus berkembang. Dari era pertama web dikembangkan (Web 1.0), dimana pengunjung hanya bisa mencari (searching) dan melihat-lihat (browsing) data informasi yang ada di web, kemudian bergeser pada era pengembangan web kedua (Web 2.0) di mana pengunjung mulai dapat melakukan interaksi dengan diatur oleh sistem yang ada pada web. Jenis interaksi yang dapat dilakukan pada era kedua ini antara lain untuk saling bertukar informasi (sharing), eksploitasi informasi, dan juga pembuatan komunitas-komunitas online seperti yang marak saat ini, seperti Friendster, Multiply, YouTube, dan lain-lain. Masing masing komunitas ini mempunyai kepentingannya sendiri dalam saling bertukar data maupun informasi yang mereka himpun. Dalam era inilah sebenarnya interaksi sosial dalam dunia maya mulai dikembangkan. Dan mulai dari era ini pulalah ide untuk mengembangkan aspek sosial sebuah web mulai dipikirkan.

Aspek sosial yang dimaksud, terutama adalah aspek interaksi. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai dengan kebutuhan informasi setiap pemakaianya, merupakan sebuah tantangan utama dikembangkannya versi Web 3.0 ini. Walaupun hanya bersifat virtual 3D, namun ternyata banyak yang mengharapkan perkembangan teknologi web ini dapat memenuhi kebutuhan setiap bidang informasi, bahkan setiap orang yang mengunjunginya.

Jika dianalogikan dalam kehidupan nyata, masyarakat kini ingin diperlakukan seperti seorang pengunjung butik dalam mendapatkan apa yang diinginkannya. Bukan seperti pengunjung supermarket yang dibiarkan mencari dan mendapatkan sendiri barang yang dinginkannya. Pengunjung sebuah web ingin dimengerti kemauannya oleh ‘toko’ penyedia informasi (dalam hal ini website). Inilah yang dimaksud dengan tantangan bagaimana sebuah web dapat mengerti dan membantu pengunjung dalam berinteraksi dengan semua informasi yang ada. Sehingga tak mengherankan jika kemudian ciri dari pengembangan web generasi ketiga ini adalah web yang bersifat ‘nyata’, benar-benar ada interaksi yang terjadi, kemudian dapat memberikan suggestion atau ‘anjuran’ kepada pengunjung dalam mendapatkan informasi yang diharapkannya, dan tentu saja juga tetap bersifat ‘provide’ atau mampu menyediakan informasi yang dibutuhkan.

Web 3.0 sendiri merupakan sebuah proyek pengembangan semantic web, yaitu sebuah sistem web yang dapat melacak setiap kaitan dari kata-kata yang terangkai, berkaitan dengan arti setiap kata yang dipakai. Tujuannya tentu saja agar web dapat menjadi media umum untuk bertukar informasi melalui dokumen-dokumen yang bahasanya dapat dimengerti oleh sistem, sehingga para pengunjung web dapat dengan mudah mencari data yang tepat atau minimal berkaitan dekat dengan apa yang kita maksud. Web 3.0 sendiri merupakan sebuah realisasi dari pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelegence) untuk menciptakan global meta data yang dapat dimengerti oleh sistem, sehingga sistem dapat mengartikan kembali data tersebut kepada pengunjung dengan baik.

Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.

Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik nafas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.


Komentar Saya:

Memang yang ditampilkan oleh web 3.0 sangat bagus dan membantu bagi user dalam mencari informasi. namun, seperti yang dikatakan artikel di atas, bahwa semakin bagus sebuah software maka biaya yang ditanggung pun juga besar. menurut saya itu memang pantas untuk teknologi secanggih ini.

Keamanan Jaringan Nirkabel

Penggunaan jaringan Internet yang kian marak dewasa ini telah mendorong pertumbuhan teknologi koneksi jaringan Internet itu sendiri, sehingga kemudian lahirlah suatu teknologi jaringan nirkabel (Wireless Network), yang sangat memudahkan penggunanya dalam mengakses Internet. Namun begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam penggunaan jaringan nirkabel ini dapat berjalan dengan aman.


Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah


Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.

Namun sejalan dengan kemajuan yang pesat pada dekade ini, maka sekarang setiap orang masing-masing dapat mempunyai komputernya sendiri. Seperti yang banyak kita temui, biasa nya setiap orang tua mempunyai komputernya sendiri, begitu pula dengan si anak dapat mempunyai komputernya sendiri walaupun mungkin hanya digunakan untuk bermain dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Para pengguna rumahan juga telah berkembang dari yang semula tidak mempunyai akses Internet, kemudian mulai memakai koneksi dial-up Internet dengan kecepatan 9600 kbps melebihi 56 kbps dial up akses, dan kini berkembang menjadi koneksi broadband menyaingi koneksi T1 yang sering dinikmati orang saat bekerja.

Sebagaimana Internet dan World Wide Web telah menjadi trend dalam kebudayaan kita dan menggantikan format media massa lainnya dalam menyampaikan informasi yang dicari, mulai dari informasi pemberitaan, olahraga, cuaca, resep, yellow pages (buku telepon), dan masih banyak hal lainnya yang kesemuanya itu merupakan sebuah cara baru, bukan hanya dalam pemakaian komputer di dalam rumah, tapi juga dalam hal pemakaian koneksi Internet.

Sementara itu perusahaan perangkat keras maupun perangkat lunak kini telah menawarkan berbagai solusi yang memungkinkan para pemakai Internet di rumah saling berbagi koneksi antara lebih dari dua komputer. Meskipun semua komputer tersebut harus terhubung jaringan.

Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya biasanya membutuhkan berbagai macam media fisik, seperti kabel telepon, kabel coaxial, ataupun kabel CAT5 kabel telegram yang ada di mana-mana. Namun baru-baru ini telah ditemukan cara baru pemakaian Internet tanpa menggunakan berbagai macam media penghubung terseut, teknologi ini kini lazim disebut koneksi jaringan Nirkabel (tanpa kabel). Pemakaian Internet dengan menggunakan koneksi jaringan nirkabel ini tentu saja sangat memudahkan pemakainya dalam mengakses Internet, tanpa melalui proses installasi dan pemasangan kabel yang memusingkan.

Adapun susunan koneksi jaringan nirkabel ini sangat sederhana. Koneksi Internet masuk dari Internet Provider kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses nirkabel atau router yang memancarkan sinyal. Ketika Anda terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan nirkabel untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi Anda telah berhasil.

Masalah yang sering timbul pada saat menikmati koneksi sinyal nirkabel ini adalah sulitnya mengetahui sampai sejauh mana sinyal ini dapat diterima. Jika sinyal tersebut dapat ditangkap dari lantai atas sebuah kantor, maka seharusnya juga dapat ditangkap dari basement yang berada 100 kaki di bawah tanah. Ini dapat saja membuat seorang hacker mencari celah dari koneksi nirkabel tersebut untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai Anda.

Namun itu bukan berarti tidak menyarankan penggunaan jaringan nirkabel. Hanya saja Anda harus cermat dalam menggunakan jaringan nirkabel ini, serta mengambil beberapa pencegahan dasar agar pemakaian teknologi ini dapat benar-benar aman. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang dapat dijalankan untuk mengamankan jaringan nirkabel yang Anda pakai.


6 Langkah Pengamanan Dasar Jaringan :



1. Ubahlah Sistem ID (Identitas)


Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.

2. Mematikan identitas pemancar

Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.

3. Sediakanlah enkripsi

WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).

4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu

Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.

5. Ubahlah 'kata sandi' default Administrator milik Anda

Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.

6. Kunci dan lindungilah komputer Anda
Hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.


Komentar Saya:

Menggunakan Wireless memang mempunyai keuntungan juga kerugian bagi pengguna. terutama, wireless public yang biasa ada di toko-toko atau restoran. melalui jaringan bebas tersebut, anda bisa saja dikirimi virus atau apa pun yang dapat menginfeksi komputer anda begitu juga mencemari informasi penting anda. jadi saran saya, mungkin lebih baik anda tidak manggunakan wireless public tersebut, kecuali wireless yang memang dirancang untuk pengguna tertentu *diadakan password*

Apple Mengakui Beberapa Masalah Installasi Leopard

Dalam minggu ini Apple memposting sejumlah dokumen ke dalam situs web untuk menanggapi masalah ‘blue screen’ yang menimpa para pengguna Mac yang ingin meng-upgrade Sistem Operasi-nya menjadi Max OS X Leopard.

Dalam sebuah forum diskusi Apple mengenai permasalahan ini dikemukakan bahwa rata-rata kejadian ini terjadi ketika proses installasi hampir mendekati selesai dan user mencoba me-restart komputer mereka. Layar menjadi biru atau dalam istilah biasa disebut ‘blue screen’, dan cukup mengundang kekhawatiran karena jika diperbandingkan dalam istilah bahasa Windows hal ini sering dianggap sebagai ‘blue screen of death’ yang biasa terjadi jika Windows rusak.

Lebih lanjut Apple mengatakan bahwa bisa jadi permasalahan ini terkait dengan peningkatan aplikasi software dan dalam sebuah artikel ComputerWorld mengidentifikasi ‘Unsanity’s APE Software’ sebagai sumber dari semua permasalahan ini. Aplikasi Unsanity ini sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan para pengguna Mac untuk mengkostumisasi penampilan dari Mac OS. Dari pihak Unsanity sendiri menanggapi pernyataan ComputerWorld ini dengan mengatakan bahwa masalah tersebut mungkin terjadi karena pemakaian versi APE yang diproduksi sebelum Apple berganti memakai chip Intel.

Namun hal lain yang kemudian menjadi masalah adalah pemberitaan di Apple’s Support Forum bahwa permasalahan serupa juga menimpa para pengguna Mac yang tidak menginstall APE software. Jadi nampaknya permasalahan ini terjadi bukan semata oleh karena kesalahan pihak ketiga. Dari pihak Apple merekomendasikan dua macam solusi untuk mengatasi masalah ini. Yang pertama adalah bagi pemakai baru, pemakai harus menginstal kembali Leopard memakai metode ‘Archive and Install’. Sedangkan yang kedua bagi para pemakai Mac yang telah mengalami permasalahan ini dapat mencari solusi lain yang melibatkan beberapa baris perintah untuk mengatasi masalah ini. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada forum diskusi support Apple.


Komentar Saya:

Menurut saya, solusi yang diberikan pihak Apple ini sudah bagus. Namun, mungkin seharusnya sebelum menerbitkan sofware yang baru, pihak Apple seharusnya memberitaukan tentang spesifikasi komputer yang cocok dengan software tersebut dan menerbitkannya dengan jelas, juga mengenai cara install-annya.

Security Through Obscurity

Security Through Obscurity atau sering pula dianggap sebagai security dengan cara penyembunyian, merupakan sebuah cara pendekatan di mana sistem diasumsikan lebih aman apabila tidak ada orang yang tahu mengenai sistem tersebut, misalnya tentang keberadaan isinya, dan lain sebagaianya.

Namun semua itu menjadi kurang berarti di Internet karena sekali suatu situs terkoneksi ke Internet, maka secara otomatis keberadaannya pasti diketahui. Ada juga yang berkeyakinan bahwa dengan menggunakan sistem yang tidak diketahui oleh umum, maka ia akan mendapatkan sistem yang lebih aman.

Suatu ungkapan yang secara normal dapat menemukan suatu cypher baru, menurut dugaan yang kuat, dengan memelihara kerahasiaan cypher, cypher tersebut tidak dapat diserang. Satu masalah strategis dapat dicegah dengan melakukan tinjauan ulang publik dari desain cypher yang berkemungkinan cypher tersebut mempunyai kelemahan yang serius dan lebih mudah bagi opponent untuk memperoleh kerahasiaan program cypher menurut yang menurut dugaaan dapat diselesaikan/dipecahkan dengan serius. Lihat juga Kerckhoffs Second Requirement.

Merupakan suatu kesalahan/kekeliruan dalam menggunakan suatu public cypher. Ketika cypher melindungi informasi yang berharga, maka cukup mendukung investasi yang substansial. Suatu alternatif untuk memilih cypher yang luas, yang secara konseptual berbeda dan masing-masing membawa beberapa informasi dari nilai yang tidak menjamin suatu investasi nilai serangan yang substansial.


Komentar Saya:

Menurut saya, menjaga tentang data rahasia dari seseorang untuk mencegah agar sistemnya dicurangi atau dicontek oleh orang lain, memang baik. namun, terkadang kita pun perlu mendapat kritik/saran dari orang luar mengenai sistem yang kita buat. entah itu orang luar tak dikenal atau orang yang kita kenal.